Semalam aku terduduk di situ.
Ya, sekian kalinya. Di tepi pantai. Saat malam mula menggila.
Ombak menderu, memukul batu-batu penghadang.
Ombaknya begitu kuat membadai, membuat aku takut…
Setegangnya aku…
Angin terlalu dingin menyentuh tubuh.
Tapi masih tegar berdiri di situ.
Sedih dan gundah. Tiba-tiba.
Lantas aku mendongak ke langit,
dengan harapan bulan purnama nan terang bisa menenangkan hati.
Awan yang berarak menjadi penari-penari mendamaikan hati.
Diiringi sang bintang, gemerlapannya mempesona jiwa.
Tenggelam aku.
Ada sesuatu dibenak hati,
Ingin aku lontarkan jauh.
Agar tenggelam dipukul badai.
Biar ia lemas, hilang dari sudut jiwa…
Tiada lagi amarah yang membara.